Saturday, 30 July 2016

Yang Hebat Bukan Saya Tapi Ibu Saya



Suatu shubuh, seorang wanita membangunkan putranya yang duduk di bangku sekolah dasar, “Nak, sholat dulu terus bantu Ibu ya”. Sang putra terbangun dan melaksanakan sholat, kemudian membantu Ibu dan Ayahnya membungkus mi goreng untuk dijajakan ke sekolah melalui bibinya yang menjadi pegawai di sekolah tersebut. Setiap pagi sebelum berangkat ke sekolah, sang putra mengantar bungkusan mi goreng itu ke rumah bibinya, sorenya ia mengambil sisa dan uang hasil penjualannya. Ketika mi gorengnya habis, ia akan lapor ke Ibunya dengan gembira, namun saat mi gorengnya masih tersisa banyak terkadang ia takut pulang karena sedih dan kasihan dengan Ibunya yang sudah menyiapkan makanan tersebut sedari dini hari, demi mendapatkan tambahan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan harian mereka.

Beberapa Tahun Kemudian……

“Bu, teman-temanku ikut bimbingan persiapan UN di sana, bolehkah aku ikut bimbingan juga?”_seorang anak yang duduk di bangku kelas tiga SMA bertanya pada ibunya. Sang ibu tersenyum mendengar keinginan putranya, ia tidak segera menjawab pertanyaan saat itu juga. Ia berpikir sebenarnya untuk kebutuhan bulanan saja penghasilannya sudah hampir tak tersisa, namun ia tidak ingin mengecewakan keinginan putranya, baginya pendidikan sang putra adalah hal yang harus diutamakan. Keesokan harinya sang anak dipanggil, “Nak, Ibu mengijinkanmu ikut bimbingan, tapi uang yang ada hanya cukup untuk biaya bimbingannya saja, kalau kamu benar-benar ingin ikut bimbingannya, segeralah mendaftar”. “Baik bu” jawab putranya. Alhasil sang putra ikut bimbingan tersebut. Tiap hari ia berjalan kaki dari rumahnya ke tempat bimbingan di daerah simpang lima yang berjarak kurang lebih satu setengah kilometer. Ia tak peduli dengan teman-temannya yang menggunakan motor atau di antar mobil oleh orang tuanya, baginya bisa ikut bimbingan saja ia sudah beruntung. Ia pun konsisten mengikuti bimbingan sampai akhir agar tidak mengecewakan Ibunya.

*Beberapa Tahun Kemudian……*

“Silahkan kalian berdiri, dan menghadaplah ke arah dimana orangtua kalian berada”, dekan salah satu universitas terbaik di negeri ini meminta pada semua wisudawan pada acara wisuda tersebut. Seorang pemuda berdiri dengan tersenyum, dan menghadap ke salah satu sisi balairung, banyak kamera yang menyorot mereka sehingga ia yakin ia terlihat oleh layar televisi yang terpasang di luar balairung. “Berilah tepuk tangan pada orang tua kalian, karena merekalah kalian sekarang berada disini, lulus dari universitas ini”, ujar sang dekan kemudian. Serempak semua wisudawan bertepuk tangan ke arah yang berbeda-beda, suasana menjadi riuh. Sepasang suami istri yang duduk di kursi pendamping di luar balairung, menatap layar televisi yang terpasang di sana. Sang wanita, berkaca-kaca saat melihat putranya bertepuk tangan sambil tersenyum. Putranya yang dulu ia perjuangkan untuk terus mendapat pendidikan sekarang telah menyelesikan sarjananya, dengan jalan yang mungkin tidak terbayangkan olehnya dari awal. Sang anak diterima di perguruan tinggi kedinasan yang tidak memungut biaya kuliah. Setelah lulus dari sana ia melanjutkan kuliah ke universitas ini dengan gaji yang telah ia peroleh sebagai pegawai. Dan tentu saja karena doa dan usahanya untuk keberhasilan sang putra.

Beberapa Tahun Kemudian……

“Mas, keren banget sih, tahun kemarin baru aja dapet penghargaan pegawai terbaik, sekarang dapet beasiswa S2 ke luar negeri, gimana sih caranya biar hebat gitu?” tanya seorang pegawai yunior pada pegawai senior di kantor mereka. Yang ditanya tersenyum, dan menjawab, “Sebenarnya yang hebat itu bukan saya, tapi ibu saya”. “Saya yang sekarang adalah hasil didikan beliau bertahun-tahun” lanjutnya. “Karena itu muliakanlah orang tua kita, karena kita tidak akan pernah tahu seberapa besar keajaiban yang Allah SWT persiapkan karena doa dan keridloan mereka untuk kita.” Pegawai senior tersebut adalah putra dari wanita yang menjual  mi goreng ke sekolah sembilan belas tahun yang lalu.

*Pesan moral : Muliakanlah orang tua kita, karena kita tidak akan pernah tahu seberapa besar keajaiban yang Allah SWT persiapkan karena doa dan keridloan mereka untuk kita.*

Tuesday, 12 July 2016

50 Negara Bagian Amerika Serikat

 Sebagai seorang yang akan belajar ke negara orang lain, tentu saja saya harus belajar tentang negara tersebut. Salah satu hal yang saya pelajari adalah negara bagian di US.

Amerika Serikat adalah Negara dengan 50 negara bagian. Negara-negara bagian tersebut antara lain (dari barat ke timur) : Washington, Oregon, California, Nevada, Idaho, Montana, Utah, Arizona, Wyoming, Colorado, New Mexico, North Dakota, South Dakota, Nebraska, Kansas, Oklahoma, Texas, Minnesota, Iowa, Missouri, Arkansas, Lousiana, Wisconsin, Illinois, Mississipi, Indiana, Kentucky, Tennessee, Alabama, Michigan, Ohio, Georgia, Florida, West Virginia, Virginia, North Carolina, South Carolina, Pennsylvania, Washington DC, Vermont, Massachusetts, Maine, New Hampshire, Connecticut, New Jersey, Rode Island, Delaware, Maryland, Alaska dan Hawaii. Untuk lebih detail lokasi masing-masing silahkan di zoom in gambar di atas.



Sunday, 10 July 2016

Chi-squared test

Hari ini saya mencoba trial Math Placement Test, dan dari 119 topik, saya hanya bisa mengerjakan 24 topik :D. Banyak PR menanti untuk diingat kembali. Salah satu topik yang tidak bisa saya jawab adalah tentang Chi-squared test. Langsung saja saya googling topik tersebut.

Dari wikipedia, berikut pengertian Chi-squared test : A chi-squared test, also referred to as a \chi ^{2} test (or chi-square test), is any statistical hypothesis test wherein the sampling distribution of the test statistic is a chi-square distribution when the null hypothesis is true. Chi-squared tests are often constructed from a sum of squared errors, or through the sample variance. Test statistics that follow a chi-squared distribution arise from an assumption of independent normally distributed data, which is valid in many cases due to the central limit theorem. A chi-squared test can be used to attempt rejection of the null hypothesis that the data are independent.

Rumus :